5 Tips dari "Asma Nadia" Untuk Ibuprenuer Yang Doyan Nulis!

Asma Nadia di Lebanon (dok.Instagram @asmanadia)

Siapa yang tak kenal dengan Asma Nadia? Wanita kelahiran Jakarta, 26 Maret 1972 ini adalah seorang penulis novel dan cerpen sukses di negeri ini. Sebut saja, novel best seller berjudul Bidadari Berbisik dan Cinta di Ujung Sajadah. Keduanya merupakan hasil goresan tangan Asma yang laris manis dibaca banyak orang. Bahkan, berkat kepiawaian Asma merangkai kata, beberapa buku novelnya juga diangkat ke layar lebar, seperti Surga Yang Tak Dirindukan dan Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea.

Tetapi, tahu nggak, Bu? Ternyata, kesuksesannya ini tidak didapatkan dengan mudah. Asma pun mengalami jatuh-bangun untuk menjadi seorang penulis. Apalagi, ketika menginjak usia 18 tahun, Asma harus berhenti kuliah, karena penyakit gegar otak yang dideritanya.

Meski begitu, semangat Asma dalam kegiatan tulis-menulis tidak pernah padam, hingga akhirnya ia mampu menghasilkan banyak karya tulisan fenomenal dan memenangkan berbagai penghargaan. Menurut Asma, ada lima strategi jitu yang dilakukannya untuk tetap konsisten menulis. Penasaran, kira-kira apa saja ya, Bu?

Yuk, intip tips rajin menulis ala Asma Nadia, berikut ini.

  1. Niat menulis

istockphoto-1281462982-612x612
Langkah pertama adalah ketahui niat. Bisa dimulai dengan pertanyaan sederhana, “Untuk apa aku menulis?” dan “Apa yang aku harapkan dari tulisanku?”. Bagi Asma, menulis adalah ibadah. Dengan niat mulia itu, Asma bisa termotivasi untuk menghasilkan karya tulisan yang memberi manfaat dan dicintai banyak pembacanya.

  1. Berlatih menulis setiap hari

istockphoto-510482146-612x612
Practice makes perfect. Pernah dengar ungkapan ini, Bu? Rupanya, bukan sekedar ungkapan belaka. Dengan berlatih, kita akan menjadi lebih baik. Pelari harus rajin latihan berlari supaya cepat sampai di garis finish. Pemain sepak bola harus rajin berlatih menendang bola untuk bisa mencetak gol. Sama halnya jika ingin menjadi penulis, Ibu juga harus konsisten mengasah kemampuan menulis. Bisa dimulai dari hal-hal sederhana, kok, Bu. Misalnya, menulis beberapa paragraph status di media sosial. Kemudian, Ibu bisa “naik level” dengan membuat target menulis 1 artikel perhari yang di posting di platform Blogger atau RUMII.

  1. Membaca minimal 3 buku per minggu

istockphoto-1157317608-612x612
Asma tak hanya rajin menulis, tetapi juga membaca buku. Dalam satu minggu dia bisa melahap tiga buku sekaligus. Bukan tanpa sebab, membaca buku itu adalah amunisi terkuat bagi seorang penulis. Karena, dengan membaca buku, kita dapat memperkaya kosakata, memperbaiki bahasa dalam penulisan, menambah wawasan dan pengetahuan, serta memberikan ide menulis.

  1. Rajin mengamati dan jalan-jalan

istockphoto-1330890714-612x612
Tidak hanya baca buku, inspirasi juga bisa datang saat kita mengamati lingkungan sekitar. Berbagai konflik bisa didapatkan melalui jalan-jalan, mulai dari persoalan politik, sosial, ekonomi hingga asmara. Asma Nadia juga senang jalan-jalan atau travelling. Ia pernah mengunjungi lebih dari 60 negara dan 400 kota di dunia. Sebagian besar cerita-cerita novelnya diambil dari hal-hal atau kejadian yang ia temui sepanjang perjalanan. Ibu bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan, setidaknya 30 menit – 1 jam. Tidak usah jauh-jauh, Bu. Keliling rumah saja sudah cukup. Sekalian, olahraga untuk menjernihkan pikiran :blush:

  1. Jangan pernah merasa hebat

istockphoto-1203939225-612x612
Itu artinya, terus belajar dan low profile . Meskipun kita telah berhasil menghasilkan banyak karya tulisan atau memenangkan beragam penghargaan menulis, namun kita harus selalu down to earth. Bahkan, sampai sekarang Asma masih rajin latihan menulis. Ia pun mendirikan organisasi kepenulisan bernama Forum Lingkar Pena. Ibu juga bisa mengikuti komunitas atau pelatihan menulis. Misalnya, pelatihan menulis yang diadakan oleh IbuPunyaMimpi bertajuk ComeBack Journey Ibu Penulis. Tak hanya berlatih menulis saja, tetapi kegiatan ini juga mengajak Ibu untuk bisa menggali potensi diri lebih dalam lagi.

Itu dia, 5 tips menulis dari Asma Nadia. Kelimanya patut dicoba Ibupreneur yang bercita-cita menjadi seorang penulis. Semoga, tips ini bisa memacu semangat Ibu untuk konsisten menulis, dan semoga suatu hari nanti Ibu bisa berhasil merilis buku milik Ibu sendiri! Amiiiin…. Terus semangat dan jangan pantang menyerah. :muscle:

4 Likes