Ibu Mau Terus Bertumbuh? Ikuti Teknik Delegasi ini!

Pernah nggak sih merasa banyak kegiatan tapi cuman punya waktu terbatas?
Mau minta tolong, tapi nggak enak
Atau…khawatir hasilnya nggak sesuai ekspektasi
Akhirnya ketimpangan ngerjain semuanya sendiri

Ibupreneur pernah merasa begini? Ibu harus coba untuk mendelegasikan kegiatan Ibu. Walapun memang awalnya akan sedikit sulit untuk menentukan kegiatan mana yang bisa di delegasikan. Selain itu proses delegasi merupakan hal yang menantang bagi Ibu yang punya sifat perfeksionis… Karena ada kekhawatiran akan hasil kegiatan yang didelegasikan tidak sesuai ekspektasi. Untuk Ibupreneur yang merasa seperti ini, Ibu bisa memulai dengan belajar mengelola ekspektasi dan memberikan kegiatan yang sederhana untuk dilakukan orang lain.

Pada tahun 2014, tim peneliti Gallup (sebuah firma global yang bergerak di bidang analitis dan konsultasi) menemukan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh delegator yang kuat mencapai pertumbuhan keseluruhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang pemimpinnya kurang didelegasikan

Wah…ternyata mendelegasikan kegiatan merupakan salah satu pendorong dalam mencapai pertumbuhan! Mau doong bertumbuh lebih baik….

Sebagai ibu negara yang bertugas penuh mengurus pekerjaan domestik, publik, ataupun keduanya, nggak ada salahnya nih memulai untuk belajar berdelegasi. Berikut langkah-langkah yang bisa Ibu lakukan :

1. Tuliskan Daftar Kegiatan yang Akan Dilakukan
Ibu bisa tulis seluruh kegiatan yang akan dilakukan dalam buku catatan.

2. Tentukan Kegiatan yang Penting
Dari seluruh daftar kegiatan Ibu, tentukan mana kegiatan yang lebih penting untuk Ibu. Kegiatan yang dapat membuat Ibu merasa puas, bahagia, bermakna, dan sesuai value Ibu. Jadi tidak hanya rasa capek saja yang didapatkan. Ibu bisa ikut kelas Mengenal Diri di Ibu Punya Mimpi untuk mengetahui cara menemukan value Ibu.

Ibu juga bisa menggunakan matriks Eisenhower untuk menentukan kategori kegiatan mana saja yang harus dilakukan, diputuskan, delegasi, dan dihapus. Matriks ini dikembangkan pertama kali oleh Presiden AS ke - 34, Dwight David Eisenhower.


Sumber : https://accurate.id/marketing-manajemen/apa-itu-eisenhower-matrix/

3. Penjelasan dengan Eksekutor
Kita sebut bala bantuan Ibu dengan eksekutor. Dibutuhkan penjelasan yang tepat dan efektif untuk mengarahkan eksekutor. Ibu bisa berbagi pengalaman Ibu saat melakukan kegiatan tersebut.

Menurut Yevhen Shyshkin dalam artikel “Task Delegation For Beginners” :

Kita harus memberi eksekutor kebebasan dalam mengatur pekerjaan dan jangan menekan inisiatif atau pendekatan yang tidak biasa. Anda mungkin memberikan beberapa rekomendasi, tetapi pada akhirnya eksekutor lah yang harus memutuskan.

4. Cek Progres
Ibu bisa cek progres kegiatan yang dilakukan eksekutor untuk memastikan apakah ada kendala atau tidak dalam suatu waktu. Hal ini juga untuk menghindari kesalahpahaman.

Bu, ada kelas yang terkait soal delegasi?
Teknik delegasi ini tidak jauh dari persoalan manajeman waktu. Ibu bisa coba ikut miniboothcamp “Time Management” yang ada di website Ibu Punya Mimpi. Terdapat beberapa video materi dan 1x question and answer zoom class.

Untuk Ibu yang mau lebih bertumbuh yuk mulai kita terapkan teknik delegasi ini!
Kerjaan beres, Ibu happy!

Referensi:
https://www.fastcompany.com/90635430/how-to-let-others-take-over-when-youre-perfectionist-tendencies-wont-allow-it?partner=rss&utm_source=rss&utm_medium=feed&utm_campaign=rss+fastcompany&utm_content=rss
https://www.aspirationandadvisory.com/blog/task-delegation-for-beginners
https://accurate.id/marketing-manajemen/apa-itu-eisenhower-matrix/

1 Like