Liputan Bekal Mimpi Ibu : Merayakan Proses Comeback Ibu Sebagai Individu

Festival Mimpi Ibu Hari Kartini

Tanggal 19 April 2022

Kan kukejar mimpi dan kuterbang tinggi
Tak ada kata tidak, ku pasti bisa
Kan kucoba lagi, di temani pagi
Tak ada yang tak mungkin, ku pasti bisa

Maudy Ayunda – Kejar Mimpi

Hi Ibupreneur! Siapa yang baca tulisan di atas sambil ikut nyanyi? Acara Bekal Mimpi Ibu hari pertama dibuka dengan video Ibu @revarindana membawakan lagu dari Maudy Ayunda yang berjudul Kejar Mimpi. Di sela-sela Ibu Reva bernyanyi, terlihat beberapa kumpulan video para Ibu Inspiratif dan Mimpi Ibu Ambassador yang menggambarkan keseharian mereka setelah menjadi Ibu tapi masih tetap bisa berkarya. Terharu banget ya, Bu :pleading_face:

Setelah Itu dilanjutkan video ads dari para tenant Pasar Mimpi Ibu. Selaras dengan campaign Festival Mimpi Ibu Hari Kartini, #karenaIbubisa melakukan apa saja dan menjadi apa yang Ibu mau, salah satunya Ibu bisa menjadi Ibupreneur dan membuat video yang benar-benar kreatif untuk mempromosikan masing-masing bisnisnya. Keren!

Acara Bekal Mimpi Ibu yang pertama dibuka oleh Bu @Fathya selaku co-founder Ibu Punya Mimpi. Pada sesi kali ini, Bu Fathya akan sharing tentang topik “Merayakan Proses Comeback Ibu Sebagai Individu” bersama Kak Aristiwidya Bramantika atau yang akrab disapa Kak Ika, beliau adalah founder dari Follow your Flow. Seru banget! Terlihat antusiasme para Ibu yang hadir di zoom Bekal Mimpi Ibu.

Setelah saling menyapa Bu Fathya bertanya kepada Kak Ika tentang bagaimana mengatasi kegalauan para Ibu yang ingin comeback. Kak Ika mulai menjawab dengan menjelaskan tiga tahapan yang biasanya dialami para Ibu. Tahap pertama, sebagai Ibu baru memutuskan fulltime mengurus anak. Tahap kedua, Ibu mulai ada kegalauan ingin mempunyai rutinitas lain selain mengurus anak. Tahap ketiga, Ibu sudah yakin untuk kembali berkarya dan tahu apa yang ingin dilakukan. Ibu sekarang berada di tahap yang mana nih?

Kak Ika kembali melanjutkan sharing tentang cara mengatasi kegalauan para Ibu yang ingin comeback. Ada tiga hal penting menurut Kak Ika, set your own definition, identify our values dan berdamai dengan diri sendiri.

1. Set Your Own Definition

Untuk memulai comeback setelah menjadi Ibu hal yang terpenting pertama adalah clarity dan understanding. “Clarity definition” Ibu untuk kita itu apa.

“Untukku definisi Ibu bukan hanya seseorang yang memiliki anak, setelah aku mencari ternyata perjalanan menjadi ibu itu “nurturing the potentials”. Aku ingin menjadi Ibu untuk semua, bukan untuk anakku saja.”, Kata Kak Ika.

Cara untuk menemukan definisi yang tepat dengan kita yaitu coba membuat 10 list definisi yang kita anggap sesuai, lalu kita baca berulang mana definisi yang bisa membuat kita tersenyum dan merasa peaceful.

2. Identify Our Values

Ibu harus tahu dulu “motherhood” seperti apa yang diinginkan. Tiga value versi Kak Ika adalah passion, transformation, power of adaptation. Ibu bisa mencari beberapa value yang sesuai dengan Ibu.

3. Berdamai dengan Pikiran

Salah satu hal yang membuat Ibu ragu untuk comeback adalah banyaknya noise dari society atau standar-standar yang dibuat oleh orang lain. Cara mengatasinya dengan fokus mendengarkan suara diri kita sendiri. Berdamai dengan pikiran, belajar membedakan mana pikiran yang membantu dan memilah mana informasi yang penting.

BELAJAR MENGENALI DIRI SENDIRI, WHO AM I?

“Kalau kita bertanya-tanya, apa sih arti “comeback”? Kembali lagi kepada apa tujuan kita comeback dan motivasi kita. Comeback bukan sebuah aktivitas tapi proses. Kalau tujuannya hanya untuk biar keren, perlu kita perkuat lagi tujuan kita.”
“Mimpi itu banyak, comeback nggak harus langsung punya bisnis besar atau balik kerja ke perusahaan besar. Jangan intimidating yourself. Sesederhana rajin olahraga dan makan sehat, bisa turun 10 kg sehingga bisa menginspirasi orang lain. Yang terpenting saat memutuskan comeback adalah COMMITTED.”, jelas Kak Ika.

Menurut Kak Ika, terkadang terlalu banyak distraksi sekitar yang menuntut untuk doing, doing, doing dari pada being. Yuk kita lihat ke cermin dan ucapkan “I MATTER! I DESERVE TO BE HAPPY”. Kenali diri sendiri. Apa kekuatanku, apa ketakutanku dan apa hal yang membuat aku tidak nyaman. The true comeback adalah comeback ke diri sendiri dulu. Who Am I?

WAKTU YANG TEPAT UNTUK COMEBACK

Setiap orang pasti punya yang namanya personal feeling. Saat kita merasakan kegalauan yang sama berulang-ulang, tandanya tubuh kita memberi alarm untuk segera melakukan action untuk comeback.

Hal penting yang dibutuhkan Ibu saat comeback, yaitu committed dan full involvement.

1. Committed

Kita harus bisa membedakan antara INGIN atau COMMITTED. Setelah memutuskan berkomitmen pada satu pilihan, jangan lupa beri ruang untuk kita kembali lagi saat kita merasa tidak nyaman.

2. Full Involvement

Setelah committed, terjun bebas mencoba semua kemungkinan dan tidak setengah-setengah agar kita bisa mengetahui perbandingannya, mana yang lebih nyaman untuk kita jalani.

APA TUJUAN IBU COMEBACK?

Di sela-sela obrolan, Bu Fathya mengajak Bu Tyas, Ibu Kepsek Beasiswa Mimpi Ibu, untuk berbagi pengalamannya comeback. Bu Tyas bercerita singkat tentang perjalanannya comeback dua kali setelah menjadi Ibu, pertama saat memutuskan kembali bekerja menjadi seorang engineer, kedua setelah bergabung dengan Ibu Punya Mimpi.

“Bu Marisa, please pekerjakan aku apa saja”, kata Bu Tyas saat pertama kali bertemu dengan Bu Marisa, CEO dan co-founder Ibu Punya Mimpi. Kata-kata ini memperlihatkan komitmen Bu Tyas untuk bergabung dengan Ibu Punya Mimpi.

Saat awal Bu Tyas masih setengah-setengah untuk comeback sehingga hasilnya nihil, tapi setelah Bu Tyas berkomitmen dan terjun langsung, ternyata banyak peluang yang datang. Bu Ika ikut memberikan komentarnya kepada Bu Tyas, “It’s amazing that when we are clear, serendipity happens.”

TANTANGAN PARA IBU UNTUK COMEBACK

Pada acara kemarin para Ibu yang hadir saling sharing tantangan yang dihadapi saat ingin memulai comeback. Berikut beberapa tips dari Kak Ika untuk mengatasi tantangan saat comeback.

1. Insecure dan Self Doubt

Ini tantangan yang umum dialami para Ibu yang comeback. Cara mengatasinya dengan mencari teman-teman yang memiliki values yang ingin kita kuatkan dalam diri kita, salah satunya bisa kita temukan dalam komunitas.

2. Keterlibatan Pasangan

Beberapa Ibu mungkin mengalami tantangan dalam mendapatkan support suami. Kita bisa mulai dengan membuka obrolan tentang mimpi masing-masing. “Framing Messages” mengemas pesan agar suami tidak merasa terintimidasi.

3. Memanage Waktu, Self control dan Perasaan

Kita coba membagi hidup dalam bentuk season. Season pertama kita coba menjalani 100% menjadi Ibu, season selanjutnya dalam 3 bulan kita coba mengurus anak sambil berkarya, kira-kira bagaimana rasanya nyaman atau tidak. Kembali lagi commited, just doing and learning. Pastikan juga memberi apresiasi pada diri sendiri.

4. Belum Memiliki Pengalaman Bekerja

Mulai dengan ikut bergabung menjadi volunteer atau internship. Saat ini beberapa komunitas banyak yang membuka peluang volunteer untuk para Ibu yang ingin mencari pengalaman, salah satunya Ibu Punya Mimpi.

Setelah dua jam sharing bersama Bu Fathya dan Kak Ika hatinya rasanya sungguh penuh dan hangat. Banyak insight yang bisa kita renungkan sebelum kita ingin comeback menjadi individu. Sebelum menutup acara Bekal Mimpi Ibu yang pertama, Kak Ika memberikan kata-kata penyemangat untuk para Ibu yang hadir.

“Seringkali sebagai Ibu suka selalu merasa kesepian, bergabunglah di komunitas yang bisa membantu mewaraskan, menerima diri kita dan nggak memanjakan kita. Kalau intention kita clear, akan selalu ada jalan. Berani belajar membuka satu pintu, maju dikit, pintu yang lain akan terbuka. Jangan khawatir akan ada ibu-ibu lain yang ikut bahagia dan akan membantu kita untuk berproses bersama.”

So, Ibu sudah siap comeback menjadi apa yang Ibu mau? #Karenaibubisa jadi apa yang Ibu mau. Mari merayakan mimpi Ibu dengan Festival Mimpi Ibu. Kunjungi Instagram Festival Mimpi Ibu untuk update rangkaian acara lainnya.

Yuk, sharing di kolom komentar tentang perjalanan comeback versi Ibu ya. Kita comeback bareng-bareng ya, Bu! Sampai Jumpa! :heart:

5 Likes

baru baca paragraf 1 udh merinding karena opening lagunya itu love bgt. makasih ya bu lala liputannya ciamik sekali. :smiling_face_with_three_hearts:

yuk buibu yg mau comeback dan mungkin bingung gimana cara mengatasi kegalauan utk comeback, simak yukkk liputan dr bu Lala… :heart_eyes: :heart_eyes:

1 Like

Makasih bu raheeel :heart: yuk kita comeback bareng buuu :kissing_heart:

super inspiratif banget ya materinya, bu Lalaaa. Jadi semangat buat segera comeback :heart_eyes:

2 Likes

Iya nih Bu Ima, rasanya nyes di hatiii :smiling_face_with_three_hearts:

Bu Lala jurnalis favoritkuuu <3
makasih bu liputan acaranyaa. :smiling_face_with_three_hearts:

Dear Bu @viprillaandita ngebaca liputann Bu Lala langsung kerasa positif vibesnya. Yang paling aku highlight salah satu langkah comeback kita adalah dimulai dengan “mengenal diri”, ini relate banget ya , yuk semangat tuk Bu Ibu semuaaaa , virtual hugss