Loyalty Program: Cara Cerdik Nambah Omset

Hai Ibupreneur,

Hihihi paling senang berkunjung ke Ibu Punya Mimpi malam-malam begini ketika kondisi rumah sudah syahdu. Ngurusin bisnis itu semacam me-time, walau ada stress-nya juga tapi proses ini saya nikmati karena jadi belajar dan tahu lebih banyak hal diluar pekerjaan sehari-hari.

Hari ini ngobrolin tentang omset bisnis ahhh… adakah disini Ibu yang ingin naik omset bisnisnya tapi relatif less effort?

“Dengan meningkatkan 5% retensi pelanggan (supaya orang yang sudah beli melakukan pembelian berulang) bisa menaikkan omset sekitar 25%.” - Fred Reichheld

Wih cara cerdik nan efisien buat dorong omset nih!

Seorang pelanggan yang loyal juga cenderung melakukan pembelian lebih banyak, tidak terlalu sensitif terhadap perubahan harga, dan bersedia memberikan feedback supaya kita jadi lebih baik. Daripada tiba-tiba beli lalu ga balik lagi, sedih rasanya ga tau salah kita dimana *loh malah curhat.

Apalagi untuk saya yang berbisnis di bidang kuliner, repeat order rate adalah penting, salah satu validasi kalau produknya memang benar enak dan disukai.

Selain produk yang paten, pengalaman belanja yang menyenangkan, kita bisa meningkatkan loyalitas pelanggan dengan cara membuat program khusus lho.

Kalau Ibupreneur disini ada yang sudah punya loyalty programs di bisnisnya belum?

Dulu aku masih inget punya tempat khusus koleksi kartu cap, “kalau beli 10 dapat gratis 1”. Bahkan salah satu minuman boba favorite CT ada masanya pakai program loyalty seperti ini. Banyak jenis program lainnya yang dilakukan brand besar, nah kita sebagai pejuang bisnis UMKM juga bisa kok meluncurkan program loyalty. Tak perlu pakai reward bombastis, sekarang jaman sudah berubah, konten relevan bermanfaatpun bisa menjadikan pelanggan lebih loyal.

Tertarik buat mulai bikin loyalty programs? Sebelum memutuskan mau jenis seperti apa, pastikan Ibu mengetahui betul pola kebiasaan dan kebutuhan target market Ibu. Jika bisnis Ibu menyasar Ibu milenial seperti saya, bisa baca artikel lengkapnya dari www.Antavo.com tentang Millenial Brand Loyalty.

Secara singkat, jenis loyalty program apa sih yang bikin millennial moms kepincut buat terus jadi pelanggan di bisnis Ibu?

  1. Mereka (atau kita yah, kan masuk kelompok ini juga) ingin inspirasi lewat konten brand. Jadi rajin-rajinlah memberikan konten bermanfaat buat customer karena setidaknya mereka akan loyal dengan akun sosmed kita dan membuat brand kita jadi Top of Mind.

  2. Millenial moms ingin kemudahan dalam melakukan pembelian. Untungnya sekarang kita sudah bisa berjualan di marketplace dengan berbagai pilihan pembayaran. Pastikan ya pertanyaan customers dijawab dengan cepat, Ibu bisa gunakan auto reply text di fitur whats app bisnis dan marketplace.

  3. Millenial moms ingin melihat kalau brand benar-benar mengenal mereka. Kuncinya: Personalisasi. Sebuah notes tulis tangan atau dengan pesan-pesan yang berbeda ketika mengirimkan paket pesanan mereka pun menjadi sesuatu yang berbau “personal” dan memberikan impresi lebih baik bagi bisnis Ibu.

  4. Millenial mom suka berburu harga dan value terbaik! Duh siapa yang tidak? Mungkin hematnya tak seberapa, tapi rasanya beda ketika dapat “harga coret”.

  5. Millenial mom senang mencari rekomendasi dari teman. Nah, ini cocok dengan program kupon referral. Seperti yang sukses digunakan Sayurbox, Fore Coffee, dan brand lainnya dimana dengan referral tak cuma pelanggan yang mendapat voucher tapi juga orang yang mereka kenalkan dengan brand kita.

Mengejar customer baru pun berbiaya lebih besar, jadi prioritaskan membangun basis customer yang kuat sedari awal agar kedepannya lebih mudah dalam memaskan produk-produk baru bisnis Ibu. Terusss semangaat Ibu :sun_with_face:


sumber: https://media.bain.com/Images/BB_Prescription_cutting_costs.pdf

4 Likes

Bu @Feby insightnya menarik bangettttt! Tulisan ini membuatku tersadar bahwa ternyata “nudge” yang biasanya mempengaruhi proses pengambilan keputusan kita saat berbelanja secara nggak sadar, bisa juga ya diterapkan ke bisnis kita sendiri untuk membuat pelanggan kita lebih loyal ataupun menarik pelanggan baru untuk berbelanja produk kita.

Keren Bu!!! :heart_eyes: :heart:

1 Like

Bener juga, aku jadi ngeh hal lain lagi karenamu Ibu @Daisyadr hihihi. Walau tampak kecil dan sepele, tapi bisa jadi hal itu yang bikin hati pelanggan lebih nyaman yah. Thanks sudah menambahkan juga Ibu ^o^.

1 Like

Tulisan ini mengingatkanku dengan konsep 20:80, jadi 80% penjualan akan dilakukan oleh 20% pelanggan setia… terimakasih saran2nya bu @Feby utk meningkatkan retensi pelanggan, bisa diparktekin nih di brand kita sendiri :blush:

2 Likes