Review Parenting dan Pendidikan dalam Drama Korea “Green Mothers Club”

Drama “Green Mothers’ Club” (2022) menambah panjang daftar drama korea yang memperlihatkan betapa kerasnya persaingan antaribu untuk pendidikan anak-anaknya. Drama ini sekaligus menunjukkan betapa beratnya tugas seorang ibu rumah tangga dalam mengatur keluarga

Terdiri dari 16 episode, “Green Mothers Club” adalah drama korea yang menyuguhkan kehidupan para orang tua murid SD Sangwe yang tergabung dalam asosiasi orang tua di sekolah.

SD Sangwe adalah sebuah sekolah dasar negeri yang terkenal di Korea Selatan. Meskipun sekolah negeri, sistem pendidikan di sini tidak kalah dengan sekolah swasta internasional yang ada di Korea. Tak heran, banyak orang tua yang ingin anaknya sekolah di sini. Meski baru tingkat sekolah dasar, ibu-ibu di sini sudah punya visi jauh ke depan terkait pendidikan anak-anaknya.

Mereka bahkan sudah mulai mengumpulkan portofolio untuk masuk universitas terbaik di Korea. Incaran mereka adalah anak-anak mereka masuk lewat jalur siswa berbakat. Ini yang membuat ibu-ibu SD Sangwe rela membayar mahal agar anaknya bisa belajar di kelas siswa berbakat.

Pendidikan anak menjadi salah satu topik utama dalam kdrama ini. Bagaimana setiap Ibu memiliki metode yang berbeda dalam mendidik anak hingga memberikan ekspektasi tertentu pada prestasi anak di sekolah. Ada ibu yang mungkin merasa metodenya sudah paling sempurna, namun ternyata tidak membuahkan hasil yang sesuai harapan. Ada pula yang merasa rendah diri, namun kita lihat justru realistis dan tidak terlalu menekan buah hatinya.

Kita juga jadi bisa mengamati di drama ini bagaimana anak ‘berbakat’ sebetulnya terbentuk, serta bagaimana cara untuk mendukung potensi mereka dengan metode yang memprioritaskan psikologi mereka. Standar pendidikan di Korea Selatan dalam kdrama juga selalu menjadi topik menarik untuk ditonton sekaligus dikritisi. Mulai dari jam belajar dan harapan yang terkadang melampaui kemampuan anak, hingga metode pengajaran yang hanya fokus pada nilai akademi, prestasi nyata, dan melulu tentang matematika, ilmu pengetahuan umum, dan bahasa asing.

Kau tahu yang paling kubenci? Para ibu yang memaksakan impian mereka pada anak-anaknya. Anakku adalah anakku dan aku adalah aku." - Eun Pyo

Kita akan mengikuti kisah 5 ibu yang berusaha mempertahankan keutuhan rumah tangga, perkembangan anak, dan nama baik mereka sebagai seorang wanita. Drama korea “Green Mothers’ Club” ini cukup mirip dengan kdrama sukses, “Sky Castle”. Hanya jangkaun ceritanya lebih luas dengan lingkungan ibu-ibu yang tidak semuanya dari kalangan atas. Namun plotnya nyaris sempurna dengan plot skandal dan thriller yang cukup berat.

Lee Eun Pyo (Lee Yo Won) adalah perempuan yang berpendidikan tinggi. Lulus dari universitas ternama di Korea. Melanjutkan studi ke Perancis dan hampir meraih gelar profesor. Sebuah kesalahan fatal membuatnya tak bisa kembali mengajar di kampus. Dia pun fokus membesarkan dua anaknya, Jung Dong Seok (Jung Si Yul) dan Jung Dong Ju (Lee Chae Hyun). Kepindahan anak-anaknya ke SD Sangwe membuat Lee Eun Pyo bertemu ibu-ibu dari klub hijau ini. Awalnya dia kesulitan untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran di SD negeri terbaik di Korea ini. Namun, seiring berjalannya waktu dia pun bisa beradaptasi

Seo Jin Ha (Kim Gyuri) sebaliknya adalah sosok wanita sempurna, dewi griya tawang dengan suami lulusan Prancis dan anaknya yang berbakat. Seo Jin Ha adalah sang dewi bagi ibu-ibu di SD Sangwe. Dia terlihat sangat sempurna. Cantik dan berpendidikan. Punya suami tampan dan sangat kaya. Anaknya termasuk anak yang cerdas. Walau tidak ikut les seperti anak-anak SD Sangwe lainnya, Henry (Shin Seo Woo) sangat cerdas. Pandai berbahasa Inggris dan Perancis. Seo Jin Ha adalah seorang seniman terkenal. Dia dulu adalah sahabat baik Lee Eun Pyo.

Byeon Chun Hui (Choo Jahyun) adalah stereotip ibu Asia pada umumnya dengan ekspektasi tinggi dan sempurna akan prestasi anak-anaknya. Byun Chun Hui adalah panutan di SD Sangwe. Kesuksesannya mendidik anak sulungnya hingga diterima di universitas ternama di Korea sangat membuat kagum ibu-ibu lainnya.

Begitu pula Park Yun Joo (Joo Minkyung) meski dengan segala keterbatasan. Park Yun Joo adalah sepupu dari Lee Eun Pyo. Dia juga ingin anaknya berprestasi di SD Sangwe. Dia pun tak ketinggalan mengikutkan anaknya les dan kompetisi. Meski secara ekonomi tidak sama dengan ibu-ibu SD Sangwe lainnya. Tapi Park Yun Joo pantang menyerah.

Sementara Kim Yeong Mi (Jang Hyejin) adalah sosok ibu penyayang yang menentang sistem pendidikan setempat yang Ia rasa terlalu menekan psikologi anak-anak. Kim Young Mi ini berbeda dengan ibu-ibu SD Sangwe pada umumnya. Dia tak memaksa anaknya untuk belajar seperti teman-temannya. Baginya, biarkan anak berkembang seusianya. Tak perlu dituntut ini itu. Bahkan, Kim Young Mi menolak sistem pendidikan di Korea. Membedakan anak berdasarkan peringkat. Menurutnya itu adalah hal yang diskriminatif

“Semua anak kita itu setara dan berharga. Kenapa kamu bersikeras mengadu peringkat mereka dengan anak lain?” – Seo Jin Ha

Keambisiusan para ibu ini juga memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang karena faktor keluarga, faktor ekonomi, faktor lingkungan dan juga faktor masa lalu. Selain membahas hubungan antara anak dan ibu, sebenarnya lewat para tokoh utama ibu-ibu ini juga membahas hubungan antara istri dan suami. Setiap keluarga memiliki masalah dan latar belakang yang berbeda.

Dari lima tokoh utama ini sebenarnya tidak ada tokoh yang sempurna. Jadi sangat relate dengan kehidupan ibu-ibu di kehidupan nyata. Setiap ibu memiliki sisi baik, tapi setiap ibu juga memiliki sisi buruk. Dari setiap ibu ini kita mendapat pelajaran hidup bahwa kita tidak bisa menilai seseorang dari satu sisi semata, selalu ada sisi lainnya yang terkadang tidak terlihat.

Dan yang paling penting lagi adalah dalam hidup berkeluarga, jangan pernah membandingkan dengan kehidupan keluarga yang lain. Karena setiap keluarga memilih masalah dan kehidupan yang berbeda satu sama lain.

“Green Mothers’ Club” bisa menjadi tontonan yang menghibur sekaligus memberikan informasi tambahan seputar parenting.
Bagaimana bu?
Tertarik untuk menonton? :blush:

3 Likes