Banyak Anak, Mudah Atau Susah?

Siapa nih Bu yang udah punya anak lebih dari satu? Bagaimana Ibu menyeimbangkan pengasuhannya? Lebih mudah atau susah ya?

Mudah atau susah itu relatif ya, Bu! Semuanya bergantung dari jarak usia anak dan kesiapan dari ibu saat memutuskan untuk memiliki lebih dari satu anak. Karena saat memiliki banyak anak, Ibu akan menghadapi kebutuhan, kepribadian, dan keinginan anak yang berbeda-beda. Dan jika tidak dipersiapkan, maka Ibu bisa saja mudah mengalami kelelahan, bahkan berujung pada stress atau parental burnout.

“Memiliki anak membuatmu menjadi orang tua; memiliki 2 anak, kamu adalah seorang wasit.” (Anonymous)

Nah, Ibu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini untuk menyeimbangkan pengasuhan anak:

1. Buat jadwal quality time bersama anak (one-on-one)
Ibu perlu menjadwalkan waktu yang berkualitas di mana Ibu bisa hadir secara mindful menemani anak. Dan saat Ibu fokus bersama satu anak, jangan sampai ada gangguan dari anak yang lainnya. Cukup sekitar 10-15 menit saja setiap hari. Hal ini bisa membuat anak lebih merasa diperhatikan, tangki cintanya terpenuhi, dan akan mengurangi rasa kecemburuan anak.


Sumber: www.freepik.com

2. Jangan bandingkan anak dan bersikaplah adil
Setiap anak pasti memiliki karakter yang berbeda sehingga membutuhkan penanganan yang berbeda. Meskipun begitu, kita tetap harus berlaku adil terhadap anak supaya tidak menimbulkan kecemburuan. Membandingkan anak hanya akan membuat anak merasa direndahkan dan tidak berharga.

3. Ajarkan anak konsep berbagi dan bergiliran
Berbagi adalah keterampilan yang harus dimiliki anak untuk bisa membangun hubungan baik dengan orang lain. Tapi, mengajarkan konsep berbagi tidaklah mudah. Apalagi bagi anak balita yang sebagain besar belum paham konsep berbagi. Kita bisa mengajarkan anak berbagi dan bergiliran dengan sering memberikannya contoh sehari-hari. Anak pun akan terbiasa dan mulai menirunya.
images (6)
Sumber: www.google.com

4. Jelaskan emosi yang dirasakan anak dan validasi perasaannya
Ibu bisa membantu anak untuk melabeli emosi yang dirasakan dan memvalidasinya sehingga anak akan merasa dimengerti dan diperhatikan. Hal ini bisa menumbuhkan sikap empati pada dirinya. Anak pun akan lebih memahami dan peka terhadap perasaan saudaranya.

5. Berikan ruang untuk anak bermain sendiri (independent play)
Tetap berikan anak ruang yang aman dan nyaman untuk dia berekspresi saat bermain sendiri. Dengan independent play anak juga punya kesempatan untuk bermain sesuai imajinasinya tanpa ada gangguan dari saudaranya. Hal ini bisa mengurangi perkelahian atau perebutan mainan.

6. Buat rutinitas yang teratur
Dengan rutinitas yang teratur anak bisa memprediksi kegiatan apa yang dia lakukan sehari-hari. Kedisiplinan anak akan meningkat, anak jadi lebih terorganisir, lebih bahagia, dan lebih percaya diri.

Mengasuh dua anak atau lebih itu memang lebih menantang. Ibu pasti perlu beradaptasi lagi dengan keadaan yang baru. Tak jarang para ibu kelelahan dan kehilangan kendali karena emosi berlebih. Maka Ibu bisa menerapkan tips di bawah ini untuk tetap menjaga kesehatan mental Ibu dalam pengasuhan.

Jadi, menurut Ibu punya anak banyak itu mudah atau susah? Yuk, ceritakan pengalaman Ibu dalam mengasuh anak Ibu di kolom komentar!

Referensi:

2 Likes

Bu, aku mau jadi ibu 2 anak. rasanya deg deg kan takut tidak bisa jadi wasit yang adil. tapi semua butuh proses kan, ya, bu. :blush:

1 Like

Iya bener Bu. Semuanya butuh proses. Saya juga masih terus belajar sampai sekarang. Semangaat ya Bu! Kita pasti bisa :muscle::blush:

1 Like

saya ibu 3 anak usia 7,4,2 tahun
luar biasa banget bu…
tapi memang support system tuh bantuin banget
suami sangat berperan penting
paling seneng kalau eyangnya dateng
jadi masih bisa curi waktu buat pacaran sama suami :smiling_face_with_three_hearts:

beberapa hal yang saya lakukan untuk menghadle ke3 anak saya misalnya
setiap mereka bangun tidur, biasanya mencari saya di dapur atau ruangan lain maka saya akan sapa,peluk dan cium. begitu juga jika menjemput ketika pulang sekolah
sebisa mungkin saya sambut dengan sapa,peluk dan cium. Hal ini saya lakukan agar mereka tidak merasa ibunya pilih kasih.

sebisa mungkin mereka mandiri,misalnya si sulung mulai dibiasakan makan,mandi dan pakaian sendiri,tapi kadang dia juga butuh perhatian jadi masih suka minta suapin,mandiin atau bantuin pake baju.
adik-adiknya mulai belajar mengerjakan sendiri hal kecil yang bisa mereka lakukan sendiri.Misalnya kalau minumnya tumpah otomatis ambil kain lap dan lap sendiri. atau lepas dan pakai sepatu sendiri

Memang ngga selalu berjalan lancar dan otomatis bu,tapi dengan mereka bisa melakukan hal kecil sendiri sangat membantu.

Dan yang pasti hingga saat ini saya masih belajar untuk lebih sabar,karena kadang-kadang kalau lagi capek dan anak-anak rame rasanya masih pengen marah-marah aja :sweat: :sweat:

1 Like

Wah MasyaAllah, luar biasa bu :heart_eyes:
Betul banget ya Bu support system itu penting banget. Dan kita juga tetap harus meluangkan waktu untuk bisa quality time bareng suami ya Bu.
Ibu keren banget, terimakasih sudah berbagi tips pengasuhannya ya, Bu. :star_struck::smiling_face_with_three_hearts: