Prediksi Munculnya Gelombang Kedua Covid, Apa yang Perlu Dipersiapkan Untuk Bisnis Ibupreneur?


(Sumber: Free Vector | Coronavirus second wave graphic concept)

Halo Ibupreneur

Bagaimana kabarnya hari ini?

Mungkin Ibupreneur sudah mendengar baik di media sosial maupun stasiun televisi jika kasus covid 19 di Indonesia semakin meningkat pasca liburan lebaran kemarin. Tentu saja hal ini membuat “panik” masyarakat bagaimana menjalani hidup kehadapannya. Kepanikan ini pun pasti akan dirasakan oleh para pebisnis, panik bagaimana bersiap untuk menghadapi prediksi adanya gelombang kedua covid-19

Sejak adanya covid-19 di akhir tahun 2019 saja sudah banyak membuat perubahan-perubahan tatanan kehidupan berubah dari kehidupan “normal” sebelumnya, masyarakat masih dalam proses adaptasi dan sekarang ditambah dengan adanya kabar akan adanya gelombang kedua covid-19, kepanikan semakin terasa

Tapi hidup teruslah harus berlanjut!

maka lagi-lagi Ibupreneur diminta untuk beradaptasi dengan keadaan ini

Ada beberapa keadaan yang perlu diperhatikan ketika gelombang Covid-19 kedua ini benar-benar terjadi, yaitu:

1. Aturan Pembatasan Sosial Akan Ditingkatkan Lagi

Pembatasan Sosial ini merupakan salah satu langkah penting yang harus dilakukan, Kenapa? karena virus hanya akan menyebar ketika ada yang “membawanya” yaitu manusia. maka semakin sedikit mobilitas yang terjadi semakin besar juga peluang sebuah virus untuk tersebar dengan cepat. Adanya kerumumunan justru akan sangat membahayakan. Sektor apa saja yang terpukul karena pandemi ini? Sektor-sektor tersebut adalah hotel dan pariwisata; penerbangan; meeting, incentives, conferences, exhibiton; bar dan resto; bioskop dan konser; olahraga. Dari ke-5 sektor ini, adakah sektor bisnis Ibupreneur? Jika iya, maka bersiap dengan strategi baru

2.Restaurant/Rumah Makan Hanya Diperbolehkan Untuk Take Away

Pada awal-awal pandemi ini muncul, kebijakan ini sudah pernah diterapkan. Kemudian melonggar kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

3. Masyarakat yang Semakin Cemas

Secara fisik, mungkin bisa dikatakan masyarakat Indonesia sudah mulai lelah menghadapi pandemi ini. Begitupun dari aspek psikis, muncul perasaan takut dan khawatir yang berlebihan. Tentu hal ini wajar, karena saya yakin, ga ada orang yang “pengen sakit” . Maka sebagian besar masyarakat akan merasakan takut “Apa yang akan terjadi esok hari?” “Apa aja yang yang harus dikonsumsi agar badan sehat dan keuangan rumah?”

Dari ketiga poin di atas ini dapat diperkirakan bagaimana tingkah laku konsumen dan juga kebijakan yang akan diambil pemerintah. Hal ini perlu dianalisis oleh para pelaku bisnis, agar siap menghadapi pada situasi yang terlihat “tidak nyaman” ini

Lalu

Bagaimana mengantisipasinya?

Dari artikel https://www.jurnal.id/id/blog/antisipasi-gelombang-kedua-covid-19-bagi-pengusaha/, dijelaskan ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi gelombang kedua covid ini, diantaranya

1. Lebih Peka Terhadap Konsumen

Pelajari dengan baik, apa yang sedang terjadi di target pasar bisnis Ibupreneur. Hal ini perlu dilakukan agar Ibupreneur dapat memutuskan kebijakan-kebijakan yang bukan hanya berdasar subjektif semata tapi based on data (objektif). Misal Ibupreneur adalah pemilik restoran rumah makan padang, maka bisa membuat kebijakan untuk fokus pada penjualan via go food atau grab food, memberikan promo-promo menarik untuk mereka, sehingga peluang adanya transaksi semakin besar

*2. Perhatikan Cash Flow

Manajemen Cash Flow adalah satu manajemen yang perlu ada dalam sebuah bisnis. karena adanya manajemen ini dapat terlihat apakah bisnis Ibupreneur “sehat atau tidak”. hal ini penting sebagai untuk bahan evaluasi untuk memutuskan tindakan apa yang perlu diambil selanjutnya

Semoga adanya artikel ini bisa membantu Ibupreneur lebih siap menghadapi dampak adanya gelombang kedua covid-19 ini ya

5 Likes